Propaganda adanya masjid dhiror sidomukt

 Hari ini tanggal 24 Januari 2021,aku mendapat khabar bahwa dulu ketika sdr Warno CS mengundang Danial Royyan, ketua RT Teguh mengundang warga dari ujung utara sampai ke Krajan supaya nanti kalau Danial Royyan bertanya apakah masjid mau pindah, saudara teguh minta warga supaya menjawab " PINDAH". Kesaksian kang Santo ini ketika dia di minta pak lurah Sugiyanto untuk mewakili ketika diundang di masjid Hidayatushsholihin. Dari pernyataan tersebut aku bisa menyimpulkan bahwa warga yang menjawab pindah itu nota bene bukan warga kaum masjid hidayatushosholihin, tapi warga musholla mbah kaji maemun nasuha dan pak kyai lukman,dominannya warga kampung maqom utara. Sedangkan warga yang berdekatan maajid hidayatuahsholihin tidak diundang, bahkan takmir sebelumnya pun pak Widodo tidak diundang dan pak Kyai Subur. Betapa ini propaganda yang dilakukan jasmani CS. Karena dulu aku mendengar dan melihat sendiri bahwa pak jasmani bilang " KALAU AKU NGOMONG BUBAR MASJID Pasti BUBAR". Entah dengan alasan apa, benci sma siapa pak jasmani mau membubarkan masjid, yang telah lama berdiri. Menurut info yang saya Terima masjid hidayatushsholihin telah berdiri sebelum Indonesia Merdeka. Walaupun dulu namanya langgar, musholla atau apa, kalau sdh dibuat sholat lima waktu dan ada baku imamnya maka marwahnya sama dengan masjid dan hakekatnya adalah masjid. Secara status agama maka masjid.waalau namanya masih musholla. Karna marwa musholla dan masjid adalah sama yaitu untuk sholat dan beribadah. Dan pada tahun 1996 diresmikan menjadi masjid oleh dari kementrian agama kepala KUA bapak Marsono ,bapak kepala desa Hesti handoyo, dan disaksikan oleh takmir se kecamatan weleri dan sebagiannya dari luar Weleri ,cepiring,dari pegandon pak kyai makmur alhafidh, pak maksun alhafidh, dan Juga dari Kendal ada juga dari pegandon Bpk kyai haji Subhan Noor pakaiannya bapak Adib anas Noor atau putra dari KH Noor Fathoni pengasuh ponpes AnNur kersan. Pegandon.stelah itu banyak rangkaian pengajian sebagai pertanda dan pengakuan adanya masjid hidayatushsholihin. Sebagai imam jumat pertma aku ingat dulu BPk KH Afifudin, pengasuh pondok teh Holly alfurqon mangakang Semarang. Jumat berikutnya bapak KH Aqib umar, ketua syuriah cabang NU kab. Kendal dan masih banyak lagi kyai sebagai imam tamu kehormatan masjid Hidauatushsholihin. 

Kebencian teguh kepada takmir sebelumnya pak Widodo itu akhirnya berhasil membuat masjid dhiror. Dan ingin membubarkan masjid hidayatushsholihin. 

Sebenarnya mereka itu awalnya mau menggalang sholat Tarawih sendiri, karena waktu itu menjelang rimashon. 

Entah dari siapa tiba tiba ingin mendirikan Masjid. Kalau aku tilik dari segala laku dan kata mereka, mereka sebenarnya ingin ngenyek menghina dan mirang mirangke mempernalukan. 

Soalnya wasdi pernah berkata kepada mad, bahwa dia berkata MAD KAJINE NGENYEK MAD GAWE MAD GAWE MAD. dia ceritakan ketika aku di sana ingin mohon maaf kalau ada salah aku. Walau aku tidak tahu salahku di mana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kh. Abdul Wahab bin Abdullah

Kenapa harus ada Nabi atau Rosul ?